Cari di sini

PERINGATAN !

DILARANG MENGUTIP, MENJIPLAK, ATAU MENG-COPYPASTE-KAN ISI DARI KAJIAN YANG PERNAH DILAKUKAN DAN DIPUBLIKASIKAN DI WEBSITE INI !!

BELAJAR BUKAN DARI HASIL MENJIPLAK TAPI DARI KETEKUNAN DAN KEULETAN DALAM MENCARI PRESTASI. HIDUP BUKAN UNTUK DIBANGGAKAN TAPI UNTUK MEMBANGGAKAN!

Tentang ku

Alfian Rokhmansyah

Lahir di Pemalang pada hari Rabu tanggal 30 Agustus 1989. Alamat rumah di Jalan Jenderal Sudirman No. 18 RT 007 RW 007 Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Pendidikan dasar diselesaikan di SD Muhammadiyah 02 Comal dan SMP Negeri 1 Comal. Pendidikan menengah diselesaikan di SMA Negeri 1 Pemalang dengan program studi Ilmu Alam.

Saat ini sedang menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Program studi yang ditempuh Sastra Indonesia S1 dengan konsentrasi bidang Ilmu Sastra. Beberapa minggu terakhir ini tengah disibukkan dengan aktivitas bimbingan skripsi bidang kajian resepsi sastra, di tengah kesibukannya menyelesaikan tugas-tugas kuliah. Semoga bisa dinyatakan lulus tahun ini dan menjalani wisuda awal tahun 2011.


Add FB ku ya...

Minggu, 08 Maret 2009

JAQUES LACAN DAN PSIKOANALISA

JAQUES LACAN DAN PSIKOANALISA


Konsep ketidaksadaran mengetuk-ngetuk pintu psikologi meminta izin masuk. Sementara filsafat dan sastra telah lama bergelut dengannya, namun ilmu pengetahuan tidak tahu kegunaannya. (Freud)
Psikoanalisa merupakan salah satu aliran besar dalam sejarah ilmu pengetahuan manusia. Layaknya aliran besar lainnya, marxisme contohnya, psikoanalisa telah merambah berbagai sektor keilmuan seperti sastra, sosiologi, filsafat dan kesenian. Psikoanalisa awalnya identik dengan nama pendirinya, Sigmund Freud, sehingga penggunaan istilah psikoanalisa dan psikoanalisa Freud mulanya memiliki arti yang sama. Bahkan beberapa murid Freud yang beralih dari ajaran gurunya memilih untuk meninggalkan istilah psikoanalisa, seperti Carl Gustav Jung yang mememilih menggunakan nama psikologi analitis (analytical psychology) dan Alfred Adler dengan istilah psikologi individual (individual psychology). Seiring meluasnya penerimaan psikoanalisa dalam ruang keilmuan yang beragam, istilah tersebut akhirnya tidak hanya identik dengan Freud sebagai pendiri.


Untuk download file ini, silakan klik di sini (PDF File), thanks...

1 komentar:

  1. TOLONG JANGAN MENJIPLAK HASIL KARYA INI ! JIKA TERBUKTI MENJIPLAK AKAN ADA AKIBATNYA!!! HASIL KARYA INI SUDAH BEBERAPA KALI DI JIPLAK ORANG, DAN AKU MOHON TIDAK MENJIPLAK KEMBALI !!!

    (ngasih gak mau)...T.A.P.I.....

    Alfian menerima donatur berupa sumbangan materi berupa uang atau buku.. untuk memperlancar analisis2 yang dibuat... seikhlasnya saja.... Makasih. Silakan kirim email untuk membantu saya...
    (maunya dikasih orang)...
    APA GAK MALUU...?

    BalasHapus

Silakan tinggalkan pesan anda untuk tulisan ini...