Cari di sini

PERINGATAN !

DILARANG MENGUTIP, MENJIPLAK, ATAU MENG-COPYPASTE-KAN ISI DARI KAJIAN YANG PERNAH DILAKUKAN DAN DIPUBLIKASIKAN DI WEBSITE INI !!

BELAJAR BUKAN DARI HASIL MENJIPLAK TAPI DARI KETEKUNAN DAN KEULETAN DALAM MENCARI PRESTASI. HIDUP BUKAN UNTUK DIBANGGAKAN TAPI UNTUK MEMBANGGAKAN!

Tentang ku

Alfian Rokhmansyah

Lahir di Pemalang pada hari Rabu tanggal 30 Agustus 1989. Alamat rumah di Jalan Jenderal Sudirman No. 18 RT 007 RW 007 Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Pendidikan dasar diselesaikan di SD Muhammadiyah 02 Comal dan SMP Negeri 1 Comal. Pendidikan menengah diselesaikan di SMA Negeri 1 Pemalang dengan program studi Ilmu Alam.

Saat ini sedang menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Program studi yang ditempuh Sastra Indonesia S1 dengan konsentrasi bidang Ilmu Sastra. Beberapa minggu terakhir ini tengah disibukkan dengan aktivitas bimbingan skripsi bidang kajian resepsi sastra, di tengah kesibukannya menyelesaikan tugas-tugas kuliah. Semoga bisa dinyatakan lulus tahun ini dan menjalani wisuda awal tahun 2011.


Add FB ku ya...

Minggu, 08 Maret 2009

PENDEKATAN STRUKTURAL DALAM PENELITIAN SASTRA

PENDEKATAN STRUKTURAL DALAM PENELITIAN SASTRA

Dalam penelitian karya sastra, analisis atau pendekatan obyektif terhadap unsur-unsur intrinsik atau struktur karya sastra merupakan tahap awal untuk meneliti karya sastra sebelum memasuki penelitian lebih lanjut (Damono, 1984:2).
Pendekatan struktural merupakan pendekatan intrinsik, yakni membicarakan karya tersebut pada unsur-unsur yang membangun karya sastra dari dalam. Pendekatan tersebut meneliti karya sastra sebagai karya yang otonom dan terlepas dari latar belakang sosial, sejarah, biografi pengarang dan segala hal yang ada di luar karya sastra (Satoto, 1993: 32) Pendekatan struktural mencoba menguraikan keterkaitan dan fungsi masing-masing unsur karya sastra sebagai kesatuan struktural yang bersama-sama menghasilkan makna menyeluruh (Teeuw, 1984: 135). Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa pendekatan struktural adalah suatu pendekatan dalam ilmu sastra yang cara kerjanya menganalisis unsur-unsur struktur yang membangun karya sastra dari dalam, serta mencari relevansi atau keterkaiatan unsur-unsur tersebut dalam rangka mencapai kebulatan makna.
Mengenai struktur, Wellek dan Warren (1992: 56) memberi batasan bahwa struktur pengertiannya dimasukkan kedalam isi dan bentuk, sejauh keduanya dimaksudkan untuk mencapai tujuan estetik. Jadi struktur karya sastra (fiksi) itu terdiri dari bentuk dan isi. Bentuk adalah cara pengarang menulis, sedangkan isi adalah gagasan yang diekspresiakan pengarang dalam tulisannya (Zeltom, 1984: 99). Menurut Jan Van Luxemburg (1986: 38) struktur yang dimaksudkan, mengandung pengertian relasi timbal balik antara bagian-bagiannya dan antara keseluruhannya.
Struktur karya sastra (fiksi) terdiri atas unsur unsur alur, penokohan, tema, latar dan amanat sebagai unsur yang paling menunjang dan paling dominan dalam membangun karya sastra (fiksi) (Sumardjo, 1991:54).



Untuk download file ini dalam bahasa indonesia, silakan klik di sini (PDF File), thanks...

Structural Education, in Literature RESEARCH

Works of literature in research, analysis or objective approach to the elements or the intrinsic structure of the paper is the first stage of the literature to examine the works of literature before entering further research (Damono, 1984:2).
The structural approach is intrinsic, ie, to discuss the paper on the elements that build the paper in the literature of. Approach examines the works of literature as an autonomous and work irrespective of social background, history, biography and the author of everything that is in the works of foreign literature (Satoto, 1993: 32) structural approach to try and decipher the function of each element of the literature as a structural unity with the meaning of comprehensive (Teeuw, 1984: 135). So the conclusion can be drawn that the approach is a structural approach in the study of literature that is how it works to analyze the elements that build the structure of the paper in the literature, and explore the relevance or keterkaiatan elements in order to achieve unanimity of meaning.
About the structure, Wellek and Warren (1992: 56) provides that the restriction does enter into the structure and form of content, it is intended to achieve both goals estetik. So the structure of literature (fiction) that consists of the form and content. Form is the way authors write, while the content is the idea that in the writings diekspresiakan author (Zeltom, 1984: 99). According to Jan Van Luxemburg (1986: 38) structure that is intended, the understanding of the relation between the reciprocal back-and part of the whole.
Structure of literature (fiction) consists of the elements of plot, penokohan, themes, background and mandate of the elements of the support and the most dominant in the works of literature (fiction) (Sumardjo, 1991:54).



To download this file in indonesian language, please click here (PDF File) , thanks .. .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silakan tinggalkan pesan anda untuk tulisan ini...