Cari di sini

PERINGATAN !

DILARANG MENGUTIP, MENJIPLAK, ATAU MENG-COPYPASTE-KAN ISI DARI KAJIAN YANG PERNAH DILAKUKAN DAN DIPUBLIKASIKAN DI WEBSITE INI !!

BELAJAR BUKAN DARI HASIL MENJIPLAK TAPI DARI KETEKUNAN DAN KEULETAN DALAM MENCARI PRESTASI. HIDUP BUKAN UNTUK DIBANGGAKAN TAPI UNTUK MEMBANGGAKAN!

Tentang ku

Alfian Rokhmansyah

Lahir di Pemalang pada hari Rabu tanggal 30 Agustus 1989. Alamat rumah di Jalan Jenderal Sudirman No. 18 RT 007 RW 007 Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Pendidikan dasar diselesaikan di SD Muhammadiyah 02 Comal dan SMP Negeri 1 Comal. Pendidikan menengah diselesaikan di SMA Negeri 1 Pemalang dengan program studi Ilmu Alam.

Saat ini sedang menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Program studi yang ditempuh Sastra Indonesia S1 dengan konsentrasi bidang Ilmu Sastra. Beberapa minggu terakhir ini tengah disibukkan dengan aktivitas bimbingan skripsi bidang kajian resepsi sastra, di tengah kesibukannya menyelesaikan tugas-tugas kuliah. Semoga bisa dinyatakan lulus tahun ini dan menjalani wisuda awal tahun 2011.


Add FB ku ya...

Kamis, 02 Juli 2009

ANALISIS KEUTUHAN WACANA “PRAKATA” DALAM SKRIPSI MAHASISWA SASTRA INDONESIA TAHUN 2007 UNNES

Oleh:
Alfian Rokhmansyah (2150407005)
Laili Ernawati (2150407018)
Septa Indriawati (2150407028)
Program Studi : Sastra Indonesia S1

Abstrak

Pada setiap hasil karya karya tulis yang berbentuk buku, skripsi, tesis, disertasi, ataupun laporan hasil penelitian, oleh penulisnya selalu disertakan halaman prakata pada bagian awal. Prakata adalah bentuk ungkapan pikiran penulis yang berisi antara lain ungkapan-ungkapan puji syukur kepada Tuhan, ucapan terima kasih, informasi tentang buku yang ditulis, dan harapan-harapan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Permasalahan yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah (1) apa saja aspek-aspek yang membangun keutuhan wacana prakata dalam skripsi mahasiswa? (2) bagaimana aspek-aspek tersebut berperan mengutuhkan bangunan wacana? Kohesi dan koherensi dalam wacana merupakan salah satu unsur pembangun wacana selain tema, konteks, unsur bahasa, dan maksud. Kohesi adalah keserasian hubungan antara unsur-unsur yang satu dengan yang lain dalam wacana, sehingga tercipta pengertian yang baik (Djajasudarma, 1994: 47). Kohesi dan koherensi juga merupakan syarat terbentuknya suatu wacana selain syarat lain, yaitu topik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah lima buah prakata yang diambil secara acak dari skripsi mahasiswa Sastra Indonesia tahun 2007 Universitas Negeri Semarang, baik dari keahlian linguistik, sastra, maupun filologi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis isi. Objek penelitian ini adalah hubungan kohesi dan koherensi ujaran-ujaran dalam prakata dari skripsi mahasiswa Sastra Indonesia tahun 2007.

Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat diambil simpulan bahwa berdasarkan struktur teks, terbukti bahwa bagian karya tulis yang dinamai dengan prakata dapat dimasukkan ke dalam wacana. Karena memiliki syarat dan ciri kewacanaan sebagai berikut: (1) informasi dalam setiap kalimat atau paragraf berhubungan dengan informasi dalam kalimat atau paragraf yang lainnya, (2) memiliki unsur-unsur kohesi dan koherensi dalam wacana. Saran yang dapat diberikan adalah penelitian wacana prakata ini diharapkan mampu memberikan dorongan agar muncul penelitian wacana terhadap obyek kajian lain yang lebih luas dan mendalam.

Kata kunci: wacana prakata, kohesi, koherensi


DAFTAR RUJUKAN
1. Alwi, Hasan, et.al. 1998. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Edisi 3. Jakarta: Balai Pustaka.
2. Aminuddin (Ed.). 1990. Pengembangan Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bahasa dan Sastra. Malang: Hiski Komisariat Malang dan YA3 Malang.
3. Brown, Gillian dan George Yule. 1983. Discourse Analysis. Cambridge: Cambridge University Press.
4. Brown, Gillian dan George Yule. 1996. Analisis Wacana. Diterjemahkan oleh I. Sutikno. Jakarta: Gramedia.
5. Djajasudarma, T. Fatimah. 1994. Wacana: Pemahaman dan Hubungan Antarunsur. Bandung: Eresco.
6. Eriyanto. 2001. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Mediai. Yogayakarta: LKIS.
7. Halliday, MAK. 1976. Cohesion in English. London: Oxford University Press.
8. Hartono, Bambang. 2000. Kajian Wacana Bahasa Indonesia. Semarang: Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang.
9. Kridalaksana, Harimurti. 1978. “Keutuhan Wacana”, dalam Bahasa dan Sastra Th. IV No. 1. Jakarta: P3B.
10. Kridalaksana, Harimurti. 1978. “Keutuhan Wacana”. Dalam Bahasa dan Sastra. Tahun IV No.1. Jakarta: PPPB.
11. Mulyana. 2005. Kajian Wacana: Teori, Metode, dan Aplikasi Prinsip-prinsip Analisis Wacana. Yogyakarta: Tiara Wacana.
12. Nunan, David. 1992. Mengembangkan Pemahaman Wacana: Teori dan Praktik. Diterjemahkan oleh Elly W. Silangen. Jakarta: Pustaka Setia.
13. Purwati, Sri Kristiana Budi. 2003. Kohesi Wacana Iklan Undian Berhadian Media Massa Cetak. Skripsi. Semarang: FBS, Unnes.
14. Sobur, Alex. 2004. Analisis Teks Media: Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. Bandung: Remaja Rosdakarya.
15. Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Wahana Kebudayaan secara Linguistik. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
16. Tarigan, Henry Guntur. 1987. Pengajaran Wacana. Bandung: Angkasa.

untuk download file, silakan klik di sini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silakan tinggalkan pesan anda untuk tulisan ini...