Cari di sini

PERINGATAN !

DILARANG MENGUTIP, MENJIPLAK, ATAU MENG-COPYPASTE-KAN ISI DARI KAJIAN YANG PERNAH DILAKUKAN DAN DIPUBLIKASIKAN DI WEBSITE INI !!

BELAJAR BUKAN DARI HASIL MENJIPLAK TAPI DARI KETEKUNAN DAN KEULETAN DALAM MENCARI PRESTASI. HIDUP BUKAN UNTUK DIBANGGAKAN TAPI UNTUK MEMBANGGAKAN!

Tentang ku

Alfian Rokhmansyah

Lahir di Pemalang pada hari Rabu tanggal 30 Agustus 1989. Alamat rumah di Jalan Jenderal Sudirman No. 18 RT 007 RW 007 Kelurahan Purwoharjo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Pendidikan dasar diselesaikan di SD Muhammadiyah 02 Comal dan SMP Negeri 1 Comal. Pendidikan menengah diselesaikan di SMA Negeri 1 Pemalang dengan program studi Ilmu Alam.

Saat ini sedang menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Program studi yang ditempuh Sastra Indonesia S1 dengan konsentrasi bidang Ilmu Sastra. Beberapa minggu terakhir ini tengah disibukkan dengan aktivitas bimbingan skripsi bidang kajian resepsi sastra, di tengah kesibukannya menyelesaikan tugas-tugas kuliah. Semoga bisa dinyatakan lulus tahun ini dan menjalani wisuda awal tahun 2011.


Add FB ku ya...

Senin, 13 Juli 2009

Film : Harry Potter and the Half-Blood Prince (MOVIE)


“Years ago, I knew a boy who made all the wrong choices. His name was Tom Riddle. Today, the world knows him by another name…, Voldemort!”

Sang Terpilih
Para Harry Potter freaks pasti nggak akan kesulitan menebak, milik siapa kira-kira kalimat di atas? Yep, kalimat itu diucapkan oleh Kepala Sekolah Sihir Hogwarts paling terkenal, Albus Dumbledore (Michael Gambon), saat menjalani tugas barunya sebagai private lecturer alias pembimbing pribadi Sang Terpilih, Harry Potter (Daniel Radcliffe).

Di tahun ke-enamnya di Hogwarts, Harry memang sedang disiapkan untuk sebuah tantangan besar, menaklukkan penyihir hitam paling berbahaya sepanjang masa, Lord Voldemort (Ralph Fiennes). Sesuai kalimat pembuka di atas, dalam persiapannya Dumbledore dan Harry mengajak penonton menelusuri sejarah dan masa lalu si Pangeran Kegelapan.

Itulah inti dari film berdurasi 153 menit ini. Semakin mendekati ending, jangan kaget kalau suasana suram makin terasa karena lebih banyak adegan kekacauan dan pertempuran yang ditampilkan. Makanya Motion Picture Association of America (kayak badan sensor-nya gitu deh) memberi label “PG” alias “Parental Guidance suggested” untuk film ini. Selain Half Blood Prince, The Prisoner of Azkaban juga punya label yang sama. Tapi ada kabar bagus buat yang kangen pingin nonton Quidditch. Tenang ajaaa…, setelah absen nongol di dua film Harry Potter sebelumnya, David Yates (sutradara) akhirnya menyajikan pertandingan Quidditch full seperti yang ada di The Sorcerer’s Stone.

Behind The Scene “The Half Blood Prince” :
  • Menghabiskan biaya sekitar Rp. 2,5 triliun rupiah.
  • Udah mengalami tiga kali pengunduran tanggal rilis yang menyulut kemarahan Harry Potter freaks di seluruh dunia. Mereka menuduh pihak Warner Bros sebagai distributor, sengaja menunda perilisan sampai setengah tahun lebih demi keuntungan finansial semata. Well, kayaknya gosip itu emang bener deh. Udah jadi rahasia umum kalau franchise “Batman” dan “Harry Potter” adalah dua “tambang emas” Warner Bros. Mereka udah untung besar lho dari film The Dark Knight tahun 2008 lalu. Nah kalau Half Blood Prince tetap rilis November 2008 seperti jadwal semula, terus tahun ini mereka nggak dapet apa-apa, doooong???
  • Banyak karakter baru yang bakal meramaikan film ini. Penasaran kan pingin lihat visualisasi Fenrir Greyback, Horace Slughorn, Narcissa Malfoy, Tom Riddle kecil, Marcus Belby dan Lavender Brown?
  • Seperti pada film-film Harry Potter sebelumnya, Half Blood Prince nggak setia dengan bukunya. Ada cerita penting di buku yang nggak dimasukkan di sini, dan ada beberapa adegan tambahan yang nggak ada di buku. Katanya sih supaya makin seru…!!


Voldemort menguasai dunia Muggle dan penyihir, Hogwarts tak lagi aman. Harry menduga bahaya juga mengancam puri, namun Dumbledore lebih intens mempersiapkan dirinya untuk pertempuran terakhir yang segera tiba. Bersama-sama mereka mencari cara untuk meruntuhkan pertahanan Voldemort, dan untuk hal ini, Dumbledore merekrut teman lamanya Professor Horace Slughorn, yang ia yakini mengetahui banyak informasi penting

Sementara itu, Harry tertarik pada Ginny, begitu juga dengan Dean Thomas. Lavender Brown memutuskan Ron menjadi kekasihnya. Hermione, penuh dengan rasa cemburu namun tidak dapat menentukan isi hatinya. Saat romantisme merebak, salah satu murid memilih tetap sendiri. Ia memilih jalan hitam. Meski banyak cinta namun tragedi di depan mata dan Hogwarts tak akan sama

Jenis Film :
Fantasy
Produser :
David Heyman, David Barron
Produksi :
Warner Bros. Pictures
Durasi :
153

Cast & Crew
Pemain :
Daniel Radcliffe
Rupert Grint
Emma Watson
Bonnie Wright
Sir Michael Gambon
Alan Rickman
Helena Bonham Carter
Sutradara :
David Yates



Tunggu tanggal tayangnya 16 Juli 2009 di Bioskop2 Indonesia (tentunya jaringan 21) dong!!!!
Tonton YA!!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silakan tinggalkan pesan anda untuk tulisan ini...